Tadhiyah ‘Pengorbanan’
Hari ini, Rabu 23/05/12, kembali dilangsungkan BERMAIN “Belajar Mengeja Cinta-Nya” di Mushola Nurul ‘Afiyah. Dengan penyampai materi Akh Yuda Permana, MC Akh Mursyidul Ibad dan Tilawah oleh Akh Rizqal, kajian ini berlangsung pada pukul 16.10-17.00. Tema yang kami ulas kali ini adalah Tadhiyah, yakni pengorbanan.
Dengan mukadimah bahwa tiada keberhasilan tanpa pengorbanan, disampaikanlah mengapa kita harus berkorban. Sebagaimana firman Allah Subhanahu wa ta’ala QS. At-Taubah 111, yang artinya “Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang mukmin, diri dan harta mereka dengan memberikan surga untuk mereka. Mereka berperang pada jalan Allah; lalu mereka membunuh atau terbunuh. (Itu telah menjadi) janji yang benar dari Allah di dalam Taurat, Injil dan Al Qur’an. Dan siapakah yang lebih menepati janjinya (selain) daripada Allah? Maka bergembiralah dengan jual beli yang telah kamu lakukan itu, dan itulah kemenangan yang besar.”. Sungguh, bukan hanya diri, tapi harta juga waktu kan kita korbankan.
Ya Allah, Sempurnakanlah untuk Kami Cahaya Kami
Bismillah.. Tulisan ini bersumber dari Rubrik Ruhaniyat Majalah Tarbawi, semoga bermanfaat..
Betapa pentingnya cahaya dalam gelap. Betapa berharganya secercah cahaya di tengah gulita. Betapa mahalnya memiliki pelita cahaya yang bisa menuntun berjalan di antara gelap yang tak menyisakan cahaya sama sekali.
Saudaraku,
Di hari akhir yang gelap gulita nanti, hanya orang-orang beriman yang memiliki cahaya. Yang dengan sinar cahayanya itu, mereka sangat tertolong untuk meniti perjalanan melintasi ash shiraat (jembatan). Itulah salah satu cahaya dari dua cahaya yang disebutkan Sayyid Quthb dalam kitab Fii Dzilaali Al Qur’an. Ia menyebutkan dua kategori cahaya, pertama adalah nuur hissy atau cahaya materil berupa cahaya Allah swt yang menyinari semua alam semesta. Tanpa nuur Allah, maka alam semesta ini gelap gulita dan tidak ada yang dapat terlihat. Kedua adalah nuur ma’nawi atau cahaya immateril. “Ia adalah cahaya yang terbit dari hati orang beriman dari Al Qur’an dan sunnah Rasulullah saw yang menyinari hati, pendengaran, dan penglihatan hamba Allah yang beriman. Lalu cahaya itu juga akan menjadi penerang seorang hamba di dunia dan di akhirat. (Fii Dzilaali Al Qur’an, Sayyid Quthb, 6/3485).
Ya. Cahaya itulah yang disinggung oleh Allah Subhanahu wa ta’ala dalam firmannya surat Al Hadiid ayat 12. “Yaitu pada hari ketika kalian melihat orang mukmin laki-laki dan perempuan, sedangkan cahaya mereka bersinar di hadapan dan di sebelah kanan mereka. (Dikatakan kepada mereka): “Pada hari ini ada berita gembira untukmu, (yaitu) surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai yang kamu kekal di dalamnya. Itulah keberuntungan yang besar.”
Menulis
Reblogged from The Holy of Science:
Menulis adalah menyusun kata kunci tuk buka khazanah akal; sekata tuk sealinea, sekalimat tuk se-bab, separagraf tuk sekitab. Demikianlah kita fahami kalimat indah Asy Syafi’i; ilmu adalah binatang buruan, & pena yang menuliskan adalah tali pengikatnya
=================================================
Ust. Salim Akhukum Fillah*
Sobat blogger, tak puas rasanya terus-terus saya berbagi tulisan tanpa menjadi orang pertama yang mengamalkannya. Persembahan untuk dunia tulis-tulis dan corat-coret, kali ini saya mengundang seseorang.
Ada kami, (wanita) Yang Mendampingi
Oleh : Raihanah Aneeira
IKMA 2011
Ada banyak cerita tentang wanita. Wanita adalah sebuah siluet keindahan yang diciptakan Tuhan dengan kedudukan yang setara antara satu dengan yang lainnya. Wanita adalah perhiasan dunia. Wanita adalah kekasih. Wanita adalah seorang yang paling mendamba kedamaian dan kesejahteraan bagi orang di sekitarnya. Amat banyak refleksi kata-kata yang tidak akan habis digunakan untuk mengungkap esensi dari wanita.
Wanita diciptakan dari tulang rusuk yang paling atas dan yang paling bengkok. Ini adalah sebuah isyarat tentang hakikat wanita. Wanita adalah seorang yang mendamba kebaikan, ia menjadi pelindung bagi organ dalam yang penting. Seperti halnya tulang yang bengkok, ia keras, akan patah jika dipaksakan lurus, akan tetapi akan tetap bengkok jika tidak diluruskan. Seperti halnya rusuk, ia mempunyai sifat melindungi. Tidak akan diragukan kesetiaan wanita pada pasangannya manakala pasangan itu saling meridhai dan saling mengasihi karena Allah. Tidak akan disangsikan jika wanita akan mengorbankan dirinya demi melindungi hal yang berharga bagi dirinya, seperti rusuk yang akan terluka dan patah demi melindungi jantung. Wanita membutuhkan sahabat yang bersedia untuk mengingatkan, membantu memperbaiki diri dan sikap serta meluruskan dan membenarkan amalan-amalannya.
Adalah sebuah fitrah jika wanita mendamba pasangan yang mampu mengerti hidup dan kehidupannya, adalah sebuah fitrah jika kaum adam menginginkan adanya pendamping yang akan setia memberi semangat dan membantu jalan perjuangannya. Untuk itulah, Allah menciptakan manusia berpasang-pasangan, agar manusia menjadi tentram…
Arti Rp 320.100,00 dalam Aksi Pertama Usaha Mandiri DAI
Dalam mendukung keberlangsungan berbagai kegiatan DAI yang berpegang teguh pada nilai keislaman, diperlukan usaha dan kreativitas dalam mewujudkan mandiri financial karena tidak dapat dipungkiri bahwa dana merupakan salah satu pendorong dan penentu hidup tidaknya suatu organisasi. Dengan modal niat yang tulus ikhlas karena Allah SWT dan kerja keras serta kerja sama tim Public relation DAI BEM FKM UNAIR bersama Anggota DAI dari devisi lainnya memanfaat moment wisuda yang dilaksanakan tanggal 31 Maret dan 1 April untuk melatih kemampuan berwirausaha mandiri dengan berjualan minuman dan makanan. CUKUP SEDERHANA NAMUN SANGAT BERARTI, Read the rest of this entry
HASIL RAPIMNAS FDKMI 2011
*Re-Post dari Grup FDKMI di FB (postingan 7 Maret 2012)
peserta:
UI (Seluruh Pengurus dan Magangers Nurani)
UNAIR (Kiki Ardiansyah)
UNDIP (M. Turmuzi Nur dan Rifaul Qulub)
UNTB (Nilam Kusumawardhany)
UNAND (Fitria Rahmi)
1. Evaluasi perkembangan FDKMI
Perkembangan anggota:
Korwil 1 unand : melakukan koordinasi dengan universitas-universitas terutama di sumatera dan jawa bagian barat. Dari Usu sebenarnya ingin bergabung dengan FDKMI namun karena ada halangan, untuk rapimnas belum bisa hadir. Untuk universitas lain, seperti Unsri yang kemarin waktu munas hadir, untuk rapimnas kali ini juga belum bisa mengirimkan delegasinya.
Korwil 2 undip: progres masih berjalan lambat. Data yang dipakai selama ini didapat dari CP ketua BEM, bukan dari ketua lembaga dakwah masing-masing universitas. Dan karena ada kendala juga terkait komunikasi.
Korwil 3 untb: akan mencoba memfollow up lagi dari universitas jember, udayana, stikes sorong, dan wilayah NTT dan NTB.
Keterangan tambahan: ketua FDKMI sudah syuro dengan FSLDK dan sudah mendapat data LDK yang memiliki jurusan kesmas, sehingga nantinya akan lebih mudah dalam perekrutan anggota baru.
Target untuk munas 2012 di undip ke depan, jumlah peserta minimal dua kali atau lebih dari peserta rapimnas. Read the rest of this entry
Dahsyatnya Shalat Dhuha, Sehat Berpahala!
Bismillah.. sobat pejuang kesehatan pasti sudah tak asing lagi dengan amalan yang satu ini, Shalat Dhuha ^_^ Pada rubrik PH corner ini, kami akan sedikit mengulas manfaat shalat dhuha secara medis. Merujuk pada buku “Super Health” karya Egha Zainur Ramadhani.
Buraidah RA meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW. bersabda, “Dalam tubuh manusia terdapat 360 persendian, dan ia wajib bersedekah untuk tiap persendiaannya.” Para sahabat bertanya, “Siapa yang sanggup, wahai Rasulullah?” Beliau menjawab, “Ludah dalam masjid yang dipendamnya atau sesuatu yang disingkirkannya dari jalan. Jika ia tidak mampu, maka dua rakaat Dhuha sudah mencukupinya.” (HR. Ahmad dan Abu Dawud).
Peregangan sungguh mutlak diperlukan, untuk kesiapan kita menyongsong hari penuh tantangan. Dan, Rasulullah SAW. menyinggungnya dengan ungkapan santun : “hak dari tiap persendian.” Semuanya cukup dengan dua rakaat Dhuha.
Aku Tetap Melingkar)
by Shinta
FSLDK Lampung

Semuanya bermula tanpa aku pernah mengetahui sebelumnya. Semuanya berawal dari ketidaktahuan. Semuanya berasal dari hati yang merasa. Hanya hati yang membisik tanpa terdengar oleh apapun kecuali pendengaranNya. Bahkan otakku pun tak sempat berfikir untuk memutuskan.
Sejarah aku berada disini hingga saat sekarang ini tak ada yang bisa menerka. Hanya kebaikanNya-lah yang mampu mengirimkan segala kebaikan dan perubahan serta hidayah kepadaku.
Beberapa waktu yang lalu ketika aku mulai mengenal dan mengeja nama mentoring. Setiap detik adalah udara baru yang kuhirup. Udara pengetahuan yang akan menerangkan yang masih gelap dan buram. Setiap pekan berkumpul duduk melingkar tanpa aku pernah bertanya mengapa. Aku ikuti karena hatiku meyakinkan, ini jalanku.
Bersama, sendiri ataupun sunyi tak akan merubah sesuatu yang ada. Sesuatu yang akan memberikan kebaikan kepada diri. Sesuatu yang akan memberatkan timbangan kebaikan. Sesuatu yang akan melelehkan keridhaanNya padaku, padamu dan pada kita. Sesuatu itu adalah niat keikhlasan karenaNya.
Ayo BERMAIN…..
Tentu keluarga DAIers sudah tahu kan apa BERMAIN itu? Ya, Kajian pengganti dari PAKAR yang biasanya tiap rabu pagi pukul 06.30am, kini Team Kaderisasi Super mencoba hal baru dengan mencoba hal baru Kajian Sore dengan nama BERMAIN “Bersama Mengeja Cinta Nya”. Namun waktu kajian dapat berubah sesuai dengan kebutuhan dan tentunya based on testimony Keluarga DAIers sekalian nih jangan lupa comment ya.
Rabu, 7/3/2012 adalah Perdana BERMAIN dihelat di Musholla Nurul Afiah Tercinta, Alhamdulillah cukup banyak yang terlihat di koridor ikhwan maupun akhwat (jumlah 21) yang senantiasa setia menanti BERMAIN yaitu pukul 15.30 dan akhirnya Pemateri Super pun datang Akh Syahrul Muflikhun punggawa DAI yang tak pernah terlupa. Pukul menunjukkan 15.40 dan Mulai BERMAIN.!!
Perdana BERMAIN diawali dengan penjelasan secara umum apa itu Arkanul Bai’at. Dengan harapan di awal pertemuan ini Keluarga DAIers mengetahui selayang pandang mengenai Arkanul Bai’at dan urgensi memahami Arkanul Bai’at yang akan dibedah satu persatu setiap BERMAIN.
Arkanul Bai’at terdiri dari dua kata yaitu arkan yang artinya rukun dan bai’at yaitu janji. Arkanul Bai’at bagaikan ruh dari sendi kehidupan seorang muslim yang dapat menjadi pemicu dan pemacu langkah kehidupan. Bila dianalogikan ibarat sebuah motor kita butuh pemicu untuk menyalakan mesin yaitu adanya pertemuan listrik dengan gusi, lalu sebagai pemacunya agar motor bisa berjalan kita butuh untuk mengegas motor. Terlalu banyak analogi yang bisa digunakan untuk menggambarkan bahwa Arkanul Bai’at sangat penting untuk difahami dan diamalkan seorang muslim terlebih lagi yang mengaku para aktivis dakwah. Rukun Bai’at atau Arkanul Bai’at terdiri dari 10 rukun yaitu Al-fahmu (pemahaman), Ikhlas , Amal, Jihad, Tadhhiyah (pengorbanan), Taat, Tajarrud (kemurnian), Ukhuwah dan Tsiqah (kepercayaan). Read the rest of this entry
Musyawarah Kerja DAI BEM FKM UNAIR 2012 (Part-2)
Bismillah…
HUP !!!
Bismillah. Hari kedua Musker DAI BEM FKM Unair di gelar. Waktu menunjukkan pukul 12.45 WIB. banyak peserta yang akan mengahdiri acara ini dari banyaknya yang sudah teregistrasi. Alhamdulillah ternyata pada hari kedua semangat para peserta tidak turun. Terlihat dari kursi-kursi yang ada di aula Sabdoadi sudah terisi semua.
Pembacaan ayat suci Al-Quran oleh Akh Bagus Ali Fikri
Akh Yanuar: selaku mas’ul JANUR UKMKI. Menjelaskan tentang birokrasi antara dakwah kampus dengan dakwah fakultas. Korelasi antara pusat yaitu UKMKI dan Daerah, dalam hal ini Fakultas. Karena ini merupakan satu hal yang terintegrasi “BERSAMA” yang bersifat terpusat dan mengakar. Selain itu beliau juga mnejelaskan tentang alur kaderisasi dalam UKMKI sendiri.
Dilanjut akh romi, menyampaikan program kerja Syiar. Setelah beberapa lama, dilanjutkan dengan pemaparan dari Kaderisasi, kemudian lanjut ke PR, terus ke MP, dan terakhir divisi baru DAI, yakni J-Lo..J_Lo atau Jannah Lover sempat membuat peserta musyker tertawa kecil karena penggunaan istilah-istilah lucu pada setiap prokernya. Subhanallah,,kreatif – kreatif kabeh arek – arek DAI iki. Setelah J-Lo selesai, semua peserta melaksanakan sholat ashar.
30 menit berlalu, tanya jawab tentang proker pun berlangsung. Semua proker per divisi dibahas satu persatu. Yang hampir sama strategi prokernya, dijadikan satu. Tanya jawab ini berlangsung lumayan lama hingga menghapiri maghrib.
Sebelum sholat maghrib, akh Arif tiba – tiba menyuruh berdiri dan berpegang tangan.. eittsszzz, ini akhwat-akhwat, ikhwan-ikhwan…(hhehahe). Di slide terdapat tulisan Sumpah Setia Kader Dakwah. Yang tidak sanggup, dipersilahkan untuk keluar dari barisan oleh Akh Arif, ada yang keluar, namun lebih banyak yang bertahan di dalam ruangan.
Suasananya begitu……….mendalam, mengharukan, membuat terenyuh. Dimuai dengan basmalah dan seterusnya. Setelah suasana yang begitu “sesuatu”, diputarlah lagu Tekad Perjuangan. Suasanan semakin “wah” karena lirik laguya yang begitu dalam. Read the rest of this entry




